HOME Tourist Guides
 Tourist Information
 General News / Articles
 Information / Updates
 About Us
 Last 100 Visitors
  

  
 Search On This Website
  
  
Indonesian Tourist Guides
 
powered by FreeFind

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  
 
Menyambangi Eloknya Tarian Manta di Arborek
By admin
Thursday, May 28, 2009 13:33:00 Clicks: 405 Send to a friend Print Version
Menyambangi Eloknya Tarian Manta di Arborek

Kamis, 28 Mei 2009 | 13:33 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Kristianto Purnomo

KOMPAS.com - Menyaksikan polah Manta ray atau ikan pari manta adalah primadona yang paling ditunggu para penyelam di perairan Raja Ampat, Papua Barat. Mamalia purba dengan bentuk badan pipih lebar, bertanduk di kedua sisi kepalanya, serta bersayap laksana kelelawar raksasa tersebut adalah salah satu penghuni habitat di perairan Raja Ampat. Lokasi yang menjadi favorit Manta ray muncul adalah di Manta Point, Arborek, salah satu kampung di Raja Ampat.

Di Manta Point Arborek, para pecinta selam akan dengan mudah menjumpai ikan dengan tubuh gigantis ini. Menurut Dedy Mayor, teman yang selalu memandu perjalanan saya di Raja Ampat, Manta ray di sini tak segan-segan berenang mendekati penyelam seolah mengajak bercengkrama dan menari di dalam air.

Dedy Mayor menambahkan, atraksi Manta ray berputar dan meliuk-liukkan tubuhnya berulangkali seolah menjadi atraksi akrobatik yang memesona. Gelombang yang ditimbulkan dari kepakan sayap mamalia raksasa yang terbang di kedalaman air ini juga cukup membuat penyelam terombang-ambing.

Manta ray yang ditemukan di perairan Kepulauan Raja Ampat merupakan spesies Manta birostris. Sebagai hewan gigantis, ikan pari Manta di Raja Ampat ukuran tubuhnya bisa mecapai sekitar 6-7 meter dan berbobot hingga 2 ton. Ikan ini biasa hidup berkelompok di perairan berarus deras. Plankton dan ubur-ubur adalah hidangan lezat bagi para Manta.

Bagi Anda yang tidak memiliki kemampuan menyelam, jangan berkecil hati. Manta ray di lokasi ini seolah tahu bagaimana memanjakan pelancong yang ingin menyaksikan wujudnya. Ikan-ikan pari Manta ini tak jarang terlihat muncul di permukaaan air. Anda bisa menyaksikan Manta ray cukup dari atas longboat atau hanya dengan bersnorkeling. Kejadian langka yang sulit dijumpai.

Pesona Manta ray terkadang juga bisa disaksikan di sekitar dermaga Kampung Arborek. Saat longboat kami merapat ke dermaga ini dua ekor Manta ray terlihat asik bermain, mereka bahkan tak terganggu dengan bisingnya suara mesin longboat kami.

Menurut Kepala Desa Arborek, Daud Mambrasar, warga Arborek yang hidup sebagai nelayan tidak menangkap jenis ikan ini. Sistem sasi laut atau larangan menangkap jenis-jenis hasil laut di kawasan tertentu yang disepakati turut membantu konservasi laut berbasis masyarakat. Tak heran jika populasi ikan Manta di lokasi ini masih cukup banyak.

Selain atraksi Manta, Anda juga bisa menyaksikan aktivitas para perajin anyaman dari daun pandan laut. Kerajinan anyaman ini biasanya dikerjakan oleh kaum wanita. Mereka membentuknya menjadi topi, kotak, dan noken (tas) warna-warni dengan berbagai variasi dan ukuran. Berminat untuk membawa pulang kerajinan ini sebagai oleh-oleh? Kerajinan ayaman ini dijual dengan harga berkisar Rp 30.000 hingga Rp 75.000 per buah.

Umumnya, kerajinan ini dibeli oleh turis asing yang singgah usai menyelam di Manta Point. Sebagai kampung wisata, Daud Mambrasar dalam waktu dekat berencana membuat toko suvenir di kampung ini. Tujuannya tak lain untuk memajang seluruh kerajinan ayaman yang dihasilkan warga kampung Arborek. Pelancong yang berkunjung tidak perlu bersusah payah datang ke rumah-rumah penduduk untuk mendapatkan buah tangan ini.

Untuk mencapai Arborek harus ditempuh melalui jalur laut. Dari Sorong kita bisa menggunakan kapal menuju Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Waisai. Ada dua pilihan, pertama menggunakan kapal cepat dengan waktu tempuh sekitar 2 jam, atau menggunakan kapal perintis milik pemerintah daerah dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp 100.000 sampai Rp 125.000 perorang.

Dari Waisai perjalanan masih harus dilanjutkan dengan menggunakan longboat menuju Manta point di Arborek dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Biaya sewa longboat berkisar Rp 300.000 sekali jalan.

Sumber: Kompas.Com
http://travel.kompas.com/read/xml/2009/05/28/
13334344/menyambangi.eloknya.tarian.manta.di.arborek
 
More Oceanography News Berita
. Temuan Gunung Raksasa Bawah Laut Pecahkan Rekor
. Susi Air Antar Anda ke Surganya Tukang Besi
. Potensi Wisata Selam Sumbar Belum Tergarap
. Keberadaan Website Pariwisata Semakin Penting
. Menangkap Ikan Jangan Pakai Peledak
. 120 Juta Dollar untuk Selamatkan Terumbu Karang
. 92 Pulau di Indonesia Terancam Hilang
. Pulau Nusaraa 'Icon' Pariwisata Halmahera Selatan
. Danau Kelimutu Berubah Warna, Bakal Ada Apa Ya?
. Rp 1,3 Miliar untuk Konservasi Sembilan Situs
 TOURISM / CULTURE NEWS
New Offices and New Look for Garuda Indonesia
Special Funding to Bolster National Tourism
Thousands Expected to Compete on Bali Roads on August 10, 2009.
Bali Hotel Association Issues Security Statement
Garuda : No Thanks Linus Airways and Star Air
Sanur Village Festival 2009: August 12 – 16, 2009
New Director of Sales & Marketing for Westin, Nusa Dua
Jakarta Bombing: The Sounds of Distant Thunder
EU Lifts Ban on Four Indonesian Airlines
Condotels No Longer the Rage in Hawaii. Is Bali Next?
Who Speaks for Indonesian Tourism?
Is it Time to Rethink Bali's Response to H1N1?
Bali Named World's Best Island, Again
 POLLING
  
Indonesia's Best Diving Locations Are Near:
Sumatra
Kalimantan
Sulawesi
Thousand Islands
Bali / Eastern Islands

View Results
Other Poll

Votes: 110
Comments: 0
 Forum
Latest Post
Latest Response
 Airline Bookings Online
  
Book Your Tickets Online

  
 General Aviation News
  
General Aviation News

  
 Conserve Our Oceans
  
Conserve Our Oceans