 |
|
| Last 100 Visitors |
|
| |

| |
|
 |
|
 |
|
| News / Water Sports News |
|
| |
| Pelabuhan Sunda Kelapa Punya Potensi Wisata Alternatif | | By admin |
| Monday, May 18, 2009 11:22:00 |
Clicks: 477 |
 |
 |
|
|
Pelabuhan Sunda Kelapa Punya Potensi Wisata Alternatif
Senin, 18 Mei 2009 11:22 WIB
JAKARTA--MI: Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta mempunyai potensi wisata alternatif yang belum dimaksimalkan untuk wisata air dengan sampan.
Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati pemandangan kapal-kapal kayu yang berlabuh dengan menyewa sampan untuk berkeliling di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.
Harga yang ditawarkan pemilik cukup terjangkau untuk menyewa sampan berkapasitas tujuh orang itu. Hanya dengan Rp30 ribu, saya akan antar pengunjung berkeliling pelabuhan, kata Laus, pemilik sampan yang berasal dari Makasar.
Sampan-sampan itu biasanya bersandar di pinggir pelabuhan di antara kapal-kapal pinisi besar yang kebanyakan berasal dari Kalimantan dan Sulawesi. Laus mengatakan akan mengantarkan pengunjung hingga ujung pelabuhan. Namun, jika pengunjung ingin lebih jauh lagi, ia dengan senang hati membawa pengunjung berkeliling, kata dia.
Sampan-sampan tersebut biasa digunakan Laus dan teman-temannya untuk mengantarkan awak kapal dari darat menuju kapal besar yang ada di tengah. Kami juga sering mengantar para pemancing yang akan mencari ikan di ujung pelabuhan, kata Laus menambahkan.
Sampan di sana terbilang cukup banyak, menurut Laus terdapat 50-an pemilik sampan yang masih aktif hingga kini. Salah satu pemilik sampan lainnya, Said mengatakan mampu memperoleh pendapatan Rp50 ribu hingga Rp80 ribu setiap harinya.
Jika pada hari Sabtu dan Minggu, kata dia, sering mengantarkan turis-turis asing. Pengunjung akan ramai pada sore hari menjelang matahari terbenam di sebelah barat. Saya pernah mengantar turis dari Australia dan Belanda, mereka minta diantar hingga mercusuar pelabuhan Sunda Kelapa, kata Said dan menawarkan sampan kepada pengunjung dari Semarang.
Ia mengaku, dengan menggunakan sampan sederhana, yang beratap terpal itu menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan untuk menikmati Pelabuhan Sunda Kelapa. Kadang mereka memilih menggunakan dayung, jadi kecepatan sampan dapat diatur, kata Said lagi.
Pemandangan kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa memang memang menarik, karena terbukti sering digunakan para fotografer untuk mengabadikan pasangan yang akan menikah.
Suatu ketika Laus dan Said pernah diminta terlibat dalam pembuatan foto pre-wedding oleh fotografer. Sampan milik mereka ditata seolah-olah menjadi sarana pertemuan sepasang kekasih itu. Saya waktu itu sempat malu, namun ketika melihat hasilnya ternyata sangat indah, ungkap Said.
Pelabuhan Sunda Kelapa masih layak disebut sebagai daerah ekowisata, sebab pemandangan alam lautan yang ada di daerah tersebut sangat indah dan menarik.
Para pemilik sampan di sana berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperhatikan kebersihan pelabuhan yang dibangun pada tahun 1527 itu, sehingga kawasan tersebut semakin layak untuk dikunjungi wisatawan. (Ant/OL-02)
Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/05/05/75224/
55/9/Pelabuhan_Sunda_Kelapa_Punya_Potensi_Wisata_
Alternatif
|
| |
|
| More Water Sports News Berita |
. DPRD DKI Dukung Pembangunan Pantai Publik . Susi Air Antar Anda ke Surganya Tukang Besi . Potensi Wisata Selam Sumbar Belum Tergarap . Kalimantan Tujuan Utama Wisatawan Dunia . Penambang Pasir Ancam Pantai di Malut
|
|
|
 |
|
| Forum |
|
| Latest Post |
| Latest Response |
|
|
| Airline Bookings Online |
|
| |

| |
|
| General Aviation News |
|
| |

| |
|
| Conserve Our Oceans |
|
| |

| |
|
 |
|  |